onmousedown="return false" oncontextmenu="return false" onselectstart="return false"

Wednesday, September 9, 2009

KEISTIMEWAAN KAUM WANITA DIBANDING KAUM PRIA

Jika dibandingkan dengan kaum pria, kaum wanita lumayan banyak mendapat keistimewaan dibandingkan kaum pria. Namun keistimewaan ini memang kadangkala tidak dapat dirasakan oleh semua wanita karena mereka merasa tidak memiliki kelebihan yang dimiliki oleh wanita lainnya. Mereka beranggapan hanya wanita yang berparas cantik, memiliki banyak uang dan kedudukan terhormat yang patut mendapatkan keistimewaan.
Walau begitu., tentu ada beberapa keistimewaan yang hampir dimiliki oleh semua wanita. Sayang, tidak semua wanita menyadari dan memanfaatkannya.
Khususnya dalam agama islam, kaum lelaki, khususnya anak – anak sangat ditekankan untuk menghormati ibunya. Karena surga ada ditelapak kaiki ibu. Maksudnya, tentu bukan dalam arti yang sesungguhnya. Hal ini hanyalah kiasan yang bermakna kalau seseorang itu baru bisa masuk surga, hanya jika sudah berhasil membahagiakan ibunya.
Keistimewaan wanita berikutnya ada pada rahim yang dimiliki kaum wanita. Karena itulah, pria yang ingin memiliki keturunan tidak bisa mendapatkannya jika belum menikahi seorang wanita. Dalam rahim wanita itulah manusia dapat diproduksi.
Walau saat ini banyak upaya untuk menciptakan rahim buatan seperti pada bayi tabung, tetapi tetap saja banyak kendala yang ditemui. Termasuk menjadikan pria bisa hamil seperti wanita, terkendala dengan adanya rahim tersebut. Dengan demikian rahim tetap hanya menjadi milik wanita yang istimewa.
Keunikan juga diberikan pada kaum wanita, dalam hal bergandengan tangan. Wanita termasuk makhluk yang bebas bergandengan tangan dengan siapa saja, baik pria maupun wanita selama masih dalam mahramnya. Sementara kaum pria bisa saja dicurigai mengidap penyakit cinta sejenis kalau ketahuan bergandengan tangan dengan pria lain.
Dalam segi ibadah, hanya wanita yang memperoleh cuti. Saat sedang menstruasi dan seudah melahirkan, wanita seolah dibebaskan dari kewajibannya untuk menjalankan beberapa ibadah seperti shalat dan puasa seperti yang saat ini sedang kita jalankan. Sedangkan kaum pria tidak boleh meningalkan kewajiban islam dalam satu hari pun selagi mereka masih dapat bernafas.
Terkait dengan pekerjaan, wanita juga lebih banyak mendapatkan cuti. Saat sakit datang bulan atau melahirkan, kantor akan mengizinkan untuk tidak masuk. Gaji pun pasti tetap dibayar. Sedangkan pria hanya sakit saja yang dapat menghalangi mereka untuk tidak masuk kerja.
Terkait rambut, hanya wanita yang tidak perlu repot memusingkannya. Kalau rambut panjang tinggal, tinggal diatur sedemikian rupa. Wanita pun dibolehkan untuk berambut pendek. Sedangkan pria, kantor mana yang membolehkan pria berambut panjang? Kebanyakan kantor / perusahaan menuntut pekerja prianya untuk berpenampilan rapi, salah satu caranya dengan memotong pendek rambut mereka.

Wanita tidak diberi kumis tebal dan jenggot oleh Allah SWT.Sehingga tidak perlu repot – repot membersihkan wajah setiap hari. Sementara kaum pria harus memberikan alokasi waktu spesial untuk mengurus hal tersebut (bagi yang tidak menyukainya).

Terkait busana, hanya wanita yang bebas memakai warna apa aja. Namun lain halnya dengan kaum pria, pakai pink saja sudah disangka yang macam – macam. Apalagi kalau mamakai baju dengan motif bunga – bunga tentu pria tersebut akan disangka feminim seperti wanita.
Wanita juga memperoleh banyak penolong jika mengalami masalah saat dijalan. Seperti ban kempes atau yang lainnya. Tentu banyak yang menolong dengan sukarela. Tapi kalau pria, sedikit sekali yang akan menolong.
Dalam masalah parfum, juga diberi kebebasan tertinggi. Mau maskulin atau feminim, terserah pada selera masing – masing. Kalau pria, memakai parfum yang beraroma lembut tentu akan dicurigai oleh pasangannya.
Dibeberapa kebiasaan, wanita selalu disuruh menjadi yang pertama. Misalnya ketika naik mobil atau ketika sedang mengantri.
Dalam hal pemberian nama tempat maupun nama hari, kebanyakan hanya mamakai nama wanita / ibu. Misalnya nama rumah makan ibu fatmawati, hari ibu, hari kartini dan lainnya.
Saat dikejar oleh polisi saat tidak memiliki karcis / tiket pun, kadangkala wanita bisa lolos cukup hanya dengan modal senyum dan cengar – cengir saja. Polisi paling hanya memberi nasehat saja.


Dari sekian banyak keistimewaan yang telah saya saya sebutkan diatas, sebenarnya masih banyak lagi keistimewaan – keistimewaan lain yang dimiliki oleh kaum wanita. Namun inti yang ingin saya sampaikan adalah berbahagialah kaum wanita karena telah dianugerahkan keistimewaan yang sangat luar biasa dari Allah SWT.
Oleh karena itu, bulan uci Ramadhan ini merupakan saat yang tepat bagi kita semua, khususnya kaum wanita untuk selalu mensyukuri anugerah tersebut.

No comments:

Post a Comment

Blog ini masih butuh saran dan kritik.
Oleh karena itu dimohonkan kepada siapa saja yang bersedia untuk memberikan komentar, baik berupa saran maupun kritik yang membangun untuk blog ini.
Terimakasih.